Klinik Gigi Makassar AYODENT LOGO putih
Close-up penampakan karang gigi atau kalkulus yang mengeras dan menumpuk di permukaan gigi bagian bawah, menunjukkan hasil mineralisasi plak.
Home » Artikel » Apa Sebenarnya Penyebab Karang Gigi? Ini Penjelasan Ilmiahnya yang Wajib Anda Tahu

Apa Sebenarnya Penyebab Karang Gigi? Ini Penjelasan Ilmiahnya yang Wajib Anda Tahu

Karang Gigi Itu Apa Sih, Bestie?

Semua orang pasti pernah dengar soal karang gigi, kan? Tapi, tahu gak sih penyebab karang gigi itu sebenarnya apa secara ilmiah?

Ini bukan cuma kotoran biasa, lho. Karang gigi, atau yang sering disebut kalkulus (calculus), adalah endapan keras yang menempel kuat di permukaan gigi.

Endapan ini terbentuk dari plak gigi yang sudah mengalami pengerasan atau kalsifikasi.

Intinya, karang gigi adalah evolusi level maksimal dari plak yang kamu biarkan menumpuk.

Biang Keladi Utama: Plak yang Gak Sikatable

Kalau mau tahu penyebab karang gigi, kita harus mulai dari si plak gigi.

Plak adalah lapisan lengket dan tidak berwarna yang terbentuk dari jutaan koloni bakteri, sisa makanan, dan air liur.

Lapisan ini terbentuk terus-menerus, bahkan beberapa jam setelah kamu menyikat gigi.

Plak masih bisa dihilangkan 100% dengan sikat gigi, benang gigi (flossing), atau obat kumur.

Masalahnya muncul saat plak ini dibiarkan tinggal terlalu lama di mulut.

Kenapa Plak Bisa Jadi Karang Gigi?

Proses perubahan dari plak menjadi karang gigi disebut mineralisasi atau kalsifikasi.

Mineralisasi adalah kunci utama dalam proses terbentuknya karang gigi.

Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 24 hingga 72 jam jika plak tidak dibersihkan dengan benar.

Setelah 72 jam, plak sudah mulai mengeras dan sulit dihilangkan hanya dengan sikat gigi biasa.

Proses ini mengubah plak yang lembut (bisa disikat) menjadi kalkulus yang keras (hanya bisa di-scaling oleh dokter gigi).

Peran Saliva dan Mineralisasi

Air liur (saliva) kamu punya peran besar dalam proses ini, lho.

Saliva mengandung banyak mineral, terutama kalsium dan fosfat, yang sebenarnya berfungsi untuk melindungi gigi.

Namun, ketika mineral ini bertemu dengan plak yang sudah menempel, mereka malah mengendap di dalam matriks plak.

Endapan kalsium dan fosfat inilah yang membuat plak menjadi keras seperti batu dan berubah menjadi karang gigi.

Semakin tinggi konsentrasi mineral dalam air liur seseorang, semakin cepat pula proses pembentukan karang gigi terjadi.

Hal ini juga menjelaskan kenapa beberapa orang lebih cepat menumpuk karang gigi dibandingkan yang lain.

Faktor X yang Bikin Karang Gigi Cepat Numpuk

Meskipun plak gigi adalah penyebab karang gigi yang paling fundamental, ada beberapa faktor gaya hidup yang mempercepat “pembatuan” plak.

Kebiasaan Makan dan Minum

Makanan dan minuman manis adalah makanan favorit bakteri di mulut.

Saat bakteri mengonsumsi gula, mereka menghasilkan asam yang merusak enamel gigi dan menciptakan lingkungan ideal bagi plak untuk tumbuh.

Selain itu, makanan yang sangat lengket, seperti permen karet atau karamel, juga cenderung menempel lebih lama dan sulit dibersihkan.

Minuman berkarbonasi dan jus asam juga menurunkan pH mulut, yang secara tidak langsung mendukung pertumbuhan bakteri penyebab plak.

Kesehatan Mulut yang Terabaikan

Ini adalah faktor yang paling bisa kamu kontrol, bestie.

Menyikat gigi dua kali sehari tidak cukup jika tekniknya salah atau durasinya terlalu singkat.

Sikat gigi yang tidak menjangkau semua permukaan, terutama area belakang gigi dan garis gusi, akan meninggalkan sisa plak.

Tidak menggunakan benang gigi (flossing) adalah dosa besar dalam urusan kebersihan mulut.

Sikat gigi hanya membersihkan sekitar 60% permukaan gigi, sisanya harus diurus oleh benang gigi.

Plak yang tertinggal di sela-sela gigi adalah lokasi premium untuk pembentukan karang gigi.

Lokasi Karang Gigi Berdasarkan Jenisnya

Berdasarkan lokasinya, karang gigi dibagi menjadi dua jenis dan ini dipengaruhi oleh aliran air liur.

Karang Gigi Supragingiva

  • Terbentuk di atas garis gusi (mudah terlihat).
  • Biasanya berwarna kekuningan atau keputihan.
  • Paling sering ditemukan di belakang gigi depan bawah, karena di area itu ada kelenjar ludah besar yang menyemburkan saliva.

Karang Gigi Subgingiva

  • Terbentuk di bawah garis gusi (tidak terlihat).
  • Seringkali berwarna gelap (cokelat kehitaman) karena terpapar darah.
  • Jenis ini lebih berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit gusi serius (periodontitis).

Faktor Genetik dan Kondisi Medis

Meskipun kebersihan adalah faktor dominan, ada faktor internal yang juga berperan sebagai penyebab karang gigi.

Beberapa orang memang memiliki komposisi air liur yang secara alami lebih cepat memicu mineralisasi.

Ini berkaitan dengan genetik yang mengatur kandungan kalsium dan fosfat dalam saliva mereka.

Selain itu, kondisi medis tertentu yang menyebabkan mulut kering (xerostomia) juga bisa memperburuk keadaan.

Air liur berfungsi sebagai penyangga pH dan pembersih alami. Jika mulut kering, kemampuan membersihkan plak berkurang drastis.

Orang yang memakai kawat gigi atau alat ortodontik juga lebih rentan karena alat tersebut menciptakan lebih banyak tempat persembunyian bagi plak.

Kenapa Karang Gigi Bahaya Banget?

Karang gigi itu kasar dan berpori, membuatnya menjadi tempat yang sangat nyaman bagi lebih banyak plak untuk menempel.

Ini menciptakan siklus setan yang sulit dihentikan tanpa bantuan profesional.

Karang gigi tidak hanya merusak estetika, tapi juga memicu masalah kesehatan mulut yang serius.

Ketika karang gigi menempel di bawah gusi, ia menyebabkan peradangan yang disebut gingivitis (radang gusi).

Jika dibiarkan, gingivitis bisa berkembang menjadi periodontitis, yaitu infeksi parah yang merusak tulang penyangga gigi.

Fix, kalau sudah sampai periodontitis, gigi kamu bisa goyang dan akhirnya copot.

Oleh karena itu, cara terbaik mengatasi penyebab karang gigi adalah dengan mencegah pembentukan plak, dan rutin melakukan scaling (pembersihan karang gigi) ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, misalnya di Klinik Gigi Ayo Dent sebagai pilihan scaling gigi Makassar yang tepercaya dengan perawatan profesional dan nyaman.

FAQ Seputar Penyebab Karang Gigi

Apakah karang gigi bisa dihilangkan dengan sikat gigi biasa?

Tidak bisa. Begitu plak mengeras dan menjadi karang gigi (kalkulus), strukturnya sudah sangat keras.

Sikat gigi hanya efektif menghilangkan plak yang lembut; karang gigi hanya bisa dihilangkan melalui prosedur scaling atau tartarektomi oleh dokter gigi.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan plak untuk menjadi karang gigi?

Plak dapat mulai mengalami mineralisasi dan pengerasan menjadi karang gigi dalam waktu 24 hingga 72 jam setelah pembentukannya jika tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Apa saja tanda-tanda awal karang gigi?

Tanda-tanda awalnya termasuk lapisan kasar di permukaan gigi yang terasa dengan lidah, bau mulut kronis (halitosis), dan gusi yang terlihat merah, bengkak, atau mudah berdarah saat menyikat gigi.

Apakah makanan manis adalah satu-satunya penyebab utama plak?

Tidak. Makanan manis adalah pemicu utama karena memberi makan bakteri. Namun, penyebab karang gigi yang sebenarnya adalah kegagalan membersihkan sisa makanan (karbohidrat, protein, dll.) secara menyeluruh, yang kemudian bercampur dengan bakteri dan air liur.

Kenapa karang gigi saya cepat kembali setelah scaling?

Jika karang gigi cepat kembali, ini biasanya disebabkan oleh dua faktor: teknik menyikat gigi dan flossing yang kurang optimal, atau komposisi air liur Anda yang sangat kaya mineral (kalsium dan fosfat tinggi), yang mempercepat proses mineralisasi plak.

Tags

Share